Tampilkan postingan dengan label Skin Care. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skin Care. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Februari 2018

CARA MENGENALI JENIS KULIT DAN PERMASALAHANNYA (SKIN TYPES AND THE PROBLEMS)





http://www.neelsnaturalsoap.com/know-your-skin-type/

Girls, sudahkan kamu tau apa jenis kulit yang dimiliki? Karena, memahami apa jenis kulit kita sendiri beserta masalahnya itu penting banget. Kenapa? Biar kita tahu perawatan seperti apa yang harus kita gunakan dan produk perawatan seperti apa yang harus kita hindari. Juga, saat datang ke drugstore atau counter skin care lain, kita ngga gampang di racunin mba mba Beauty Assistant nya. Baru banget, kemarin aku mengunjungi salah satu drugstore di mall. Aku bilang ke mbaknya kalau aku lagi concern menghilangkan flek hitam di  tulang pipi. Terus, aku ditawarin facial wash, exfoliating gel, sama serumnya. Sebelumnya aku udah baca kalau si serumnya itu hanya concern sama mengecilkan pori-pori. Tapi mba nya bilang “Mba pakai ini, ini dan ini. Nanti flek hitamnya lama-lama akan memudar, kok, mba. Juga itu kan pori-porinya mba besar, tuh. Ini bagus untuk mengecilkan pori-pori. Mba kalau beli ini yang size besarnya, saya kasih diskon untuk pembelian produk yang ini”. Huhuhu... Duh, si mba nyerocos seenaknya, bilang kalau pori-poriku besar ini hoax banget aku tinggalin aja. Hahaha. Ngeracunin, sih, ngeracunin. Emang udah tugasnya mba BA ada di situ. Tapi ya, ngga gitu juga kali mba, klaim masalah kulit orang seenaknya. Masih mending (kalau iya) keracun dan produknya cocok di kulit, gimana kalau ngga cocok dan malah break out? Kalau udah gitu siapa yang mau tanggung jawab, coba? Duh.... makanya, minimal mengetahui jenis kulit beserta masalahnya itu penting. Biar gak gampang percaya apa kata orang disuruh pakai ini dan itu sekalipun dikasih. Karena kalau udah break out cuma kita yang menanggungnya juga pertanggung jawabannya urus sendiri --,
Dulu-dulu, akupun buta sama jenis kulit, aku gak bisa bedain mana kulit kering, berminyak, dan normal. Beneran lho, itu. Aku gak tahu, kalau misalnya kulitku lagi kering atau lagi berminyak (kebetulan berminyaknya karena kombinasi). Dan cuma bisa terheran-heran aja  “ih, ini kulit kenapa, sih? Ganggu banget, deh”. Mau gimana lagi, aku gak tahu harus ngapain. Padahal kalau udah tahu mah, itu kulitku lagi kering paraaaaahhhh T.T . Terus kalau beli produk perawatan, sekenanya aja. Asal suka sama kemasannya, aku beli. Hahahha Makanya, gak ada yang ngga mungkin juga diantara ciwik-ciwik masih ada yang belum tahu jenis kulitnya sendiri, bagaimana tanda-tanda dari masing-masing jenis kulit yang kita miliki atau kulit yang sedang krisis. Kita bahas, yuk?!
1.      Kulit kering
https://diyremedies.org/dry-skin/
Nah, dulu aku banget ini, kulit kering. Kulit terasa kasar juga bersisik. Dan kalau pake make up gak nge blend gitu sama kulit, jadinya malah bikin gak PD karena jatuhnya ini make up jadi ngga merata. Pada kulit kering ini, biasanya akan ditandai dengan:
·       Flaky, dry or red patches
http://www.healtreatcure.org/dry-skin/dry-skin-on-legs-scales-snakeskin-itchy-get-rid-remedies/

Wah, aku pernah banget nih, kulit kering parah begini. Ih, serem :( Pada kulit kering, ada kulit yang terkelupas seperti bersisik, ini menandakan kulit dehidrasinya kebangetan. Dan ngelupasinnya ini gak gampang, lho. Semakin kita berusaha untuk menghilangkan sisik kulit yang terkelupas ini, maka kulit akan menjadi merah, panas dan perih. Biasanya, tangan dan kaki yang kering aja sudah bisa dijadikan indikasi adanya kulit (wajah) yang kering. Setelah mencuci wajah dan dikeringkan, kulit akan terasa kencang dan kering saat disentuh. Tidak ada itu kulit terasa lembap apalagi kenyal-kenyal.
·       Looks dull or lacklustre


Yang namanya kulit tidak terawat, ya. Itu kelihatan banget. Pada kulit kering ini, kulit akan kelihatan kusam dan tidak bersemangat. Terlihat kusam karena; (1) kulit akan kehilangan elastisitasnya, (2) kebayang itu kulit kering yang tidak terawat akan banyak kulit matinya, (3) paparan sinar matahari akan semakin merusak kulit. Makanya gak heran kalau kulit ngga dirawat akan kelihatan banget.
·       Lines may develop easy


Kulit kering akan membuat kulit perlahan-lahan menjadi keriput, dan garis-garis halus akan mudah terbentuk. Karena itu tadi, kulit tidak memiliki elastisitas sehingga kulit akan menjadi kaku, garis harus terbentuk karena pergerakan kulit yang terbatas.
2.     Kulit berminyak

Mengapa kulit memproduksi minyak berlebihan? Produksi berlebihan ini bisa disebabkan karena faktor genetik dan faktor hormon. Terlebih pada remaja, hormon pada saat pubertas berperan besar dalam produksi minyak berlebih. Kayak udah gak aneh aja, ya, remaja yang lagi puber kulitnya cenderung berjerawat. Pada kulit berminyak akan ditandai dengan;
·       Shiny Appearance
Penampilan mengkilap mah, udah pasti, ya. Orang yang kulitnya berminyak tuh, ampe dibilang kilang minyak saking produksi minyaknya berlebihan banget >,< tapi jangan samain kulit yang emang mengkilap karena berminyak dan mengkilap karena make up. Itu beda! Hehehe....
·       Enlarged pores 
Pori-pori membesar ini bisa disebabkan karena produksi minyak (sebum) yang terus-menerus. Biasanya pori-pori besar ini ada dibagian hidung dan pipi.
·       Prone to acne
http://www.aromahut.com/lesson/stages-acne/acne-formation/

Mengapa pada kulit berminyak menjadikannya cenderung rentan berjerawat? Dalam kulit, terdapat kelenjar sebasea yang bekerja menghasilnya minyak. Pada kulit berminyak (yang dipengaruhi oleh hormon atau faktor genetik), kelenjar sebasea ini akan memproduksi sebum (minyak) yang berlebihan dan mengakibatkan kulit akan terasa lengket. Efek lengket ini bisa menyebabkan debu dan kotoran akan mudah menempel, bila tidak dibersihkan akan memudahkan bakteri bersarang. Bakteri yang bersarang ini akan menjadi salah satu penyebab kulit terinfeksi dan meradang, nah peradangan ini yang disebut dengan jerawat. Ini adalah proses bagaimana terjadinya jerawat pada kulit berminyak. Masih banyak lagi proses terjadinya jerawat yang disebabkan karena masalah lain, ya. Pertumbuhan jerawat tidak selalu karena kulit terinfeksi bakteri yang bersarang di kulit.

·       Prone to blackheads
 https://www.bioclarity.com/pages/what-are-blackheads
Kulit berminyak akan mengalami lebih banyak komedo dan noda daripada jenis kulit lainnya. Proses terjadinya komedo pada kulit berminyak hampir sama dengan proses terjadinya jerawat, yaitu berawal dari kotoran dan menempel di kulit. Dan rambut yang berminyak juga merupakan petunjuk untuk mengenali jenis kulit ini.
3.     Penuaan atau kulit yang rusak akibat sinar matahari

Kulit wajah akan memiliki garis halus dan keriput atau hiper pigmentasi. Keriput biasanya mulai sekitar mata, mulut dan di dahi. Kulit bisa tampak longgar karena kehilangan elastisitasnya. Jadi guys, penuaan pada kulit tidak selalu terjadi pada mereka yang berusia 40 tahun keatas. Siapapun yang tidak rajin merawat kulitnya, bisa jadi akan cepat keriput oleh berbagai macam penyebab. Tidak menutup kemungkinan, bagi yang usianya belum 30 tahun aja kulitnya sudah mengalami penuaan dan keriput. So, hilangkan mind set bahwa melakukan perawatan anti-ageing itu harus nunggu usia 40 tahun. Yang ada kita harus waspada akan adanya penuaan dini dan melakukan perawatan pencegahan penuaan dan keriput.
4.     Kulit Sensitif

Terpujilah bagi orang-orang yang memiliki kulit sensitif tapi tetep bisa survive sama perawatan, dan legowo banget sama keadaan kulitnya. Karena ya, mereka yang memiliki kulit sesnsitif ini sungguh ujiannya tiada henti, kulitnya akan sering diterpa masalah dengan berbagai macam penyebabnya. Pokoknya ini beneran tipe kulit yang paling complicated >,<. Salah dikit, break out nya alamaaaakkkk!!! Gak sedikit dari mereka yang memiliki kulit sensitif ini gonta-ganti dokter kulit untuk mengatasi masalahnya. Okey... mari kita bahas satu-satu tanda dan gejala dari kulit sensitif ini. Dibawah ini merupakan tanda dan gejala yang akan terjadi pada mereka yang memiliki kulit sensitif:
·       Blotchy patches

http://www.beverlyhillslaserinstitute.com/hyperpigmentation-beverlyhills.htm
·       Redness spots
https://fogut.com/get-rid-of-red-spots-on-face/

·       Broken capillaries
https://www.dthomas.com/broken-caplillaries/


·       May feel itchy
 https://id.pinterest.com/pin/287245282464210744/?lp=true
·       Acne prone
Tanda dan gejala ini bisa terjadi karena; (1) adanya bahan kimia dari kosmetik/produk perawatan yang tidak cocok dengan kulit, (2) makan atau minum yang dapat merangsang hormon sehingga efeknya timbul ke kulit, (3) alergi (dari berbagai macam penyebab), (4) pola makan yang buruk, (5) perubahan cuaca, atau tidak cocok dengan cuaca tertentu, (6) paparan sinar matahari, dll.
Dari beberapa tanda dan gejala diatas tadi, biasanya semua berhubungan. Misalnya, berawal dari ketidak cocokan menggunakan salah satu produk perawatan kulit, ketidak cocokan disini bisa mengakibatkan bintik-bintik merah (redness spots) yang merupakan awal dari jerawat beruntus (acne prone), bisa juga menyebabkan kulit menjadi teriris sampai tipis, kulit dan pori-pori terasa halus. Pernah lihat kan, kulit wajah yang sampai urat-urat merahnya (istilah awam) kelihatan? Nah itu tandanya kapiler rusak (broken capillaries) biasanya terdapat disekitar hidung dan pipi. Saking kulit menjadi tipis, sampai-sampai kulit menjadi rentan terpapar sinar matahari yang berefek kulit terlihat kemerah-merahan dan iritasi, yang biasanya akan terasa perih dan panas. Karena kulit yang tidak terawat dan paparan sinar matahari dalam waktu yang lama, akan menyebabkan bercak-bercak kecokelatan (blotchy patches) di kulit. Yang dimana semakin tua bercak nya akan melebar. <<< ini sih proses berdasarkan logika saya sendiri. Jika ada salah, boleh dikoreksi, ya. hehe
5.     Kulit Kombinasi
http://sunlightpharmacy.com/for-her/combination-skin-are-you-taking-the-right-care-of-it/


Jenis kulit yang paling umum, dan biasanya memiliki pori berukuran sedang dan zona T berminyak (Di dahi, hidung dan dagu). Bagian wajah lainnya mungkin memiliki tekstur yang halus, atau bahkan tekstur terasa kering. Komedo hitam sering ditemukan di sekitar hidung. Kulit kombinasi ini, ada 2; (1) normal to dry, dan (2) normal to oily. Aku sendiri, normal to dry. Tapi terkadang oily. Semua tergantung kondisi.
Dari normal cenderung kering, biasanya karena berada di cuaca yang dingin seperti di puncak, misalnya. sehingga kelenjar keringat dan kelenjar minyak tidak begitu banyak bekerja. Kemudian didukung dengan tidak melakukan perawatan kulit apapun dalam waktu yang lama, akhirnya kulit akan cenderung kering dengan tanda dan gejala yang sudah dijelaskan diatas. Tetapi untuk mengatasinya tidak terlalu sulit dan untuk kembali ke keadaan normal pun tidak memerlukan waktu yang lama.
Dan untuk normal cenderung berminyak, biasanya karena berada di cuaca yang panas. Seperti Jakarta, misalnya. Atau bisa juga karena sering beraktivitas dibawah sinar matahari. Dalam keadaan panas, kelenjar minyak dan keringat akan banyak bekerja. Sehingga produksi minyak akan lebih banyak dari biasanya. Biasanya akan ditandai dengan; (1) kulit terasa cepat lengket, (2) make up akan cepat pudar, biasanya paling cepat pudar di bagian dahi, hidung dan pipi atau salah satunya, dll. Tidak terlalu memerlukan perawatan yang concern terhadap kulit berminyak.
6.     Kulit Normal
https://www.nnkskincare.org/know-your-skin-type/

Enak bener, buat mereka yang punya kulit normal. Gak perlu perawatan yang beraneka ragam. Gak akan sering menemukan masalah yang rumit. Hehehe...
Jadi, ya. Kalau kamu merasa kulitmu selalu baik-baik saja dalam keadaan apapun, mungkin memang kulitmu itu normal. Meskipun akan sempat kering atau berminyak, itu gak masalah. Tapi, meskipun memiliki kulit normal, gak ada salahnya tetap melakukan perawatan. Yang paling penting selalu menggunakan sun block setiap pagi. Mau kamu keluar rumah atau tidak, sun block harus tetap ON. Karena tidak menutup kemungkinan, sinar matahri yang menembus lewat jendela pun itu masih bisa berpengaruh. Jadi karena ada pembatas jendela, kamu berpikir bahwa kulitmu akan dilindungi sama si jendela. Tentu tidak. Hohoho...

Huffff.... Alhamdulillah, akhirnya selesai juga artikel jenis kulit dan berbagai masalahnya. Soalnya sempet mandek beberapa hari >,< hahaha. Kapan-kapan aku bahas perawatannya, ya. Kalau ada salah-salah informasi boleh di koreksi ya, guys. Thank you, and keep reading ^^


Kamis, 25 Januari 2018

SKIN CARE TREATMENT UNTUK PEMULA







Hi, girls! Aku mau bahas sedikit tentang skin care. Bagaimana awalnya aku mengenal skin care, cara mempelajarinya, belajar memilih-milih produk, bagaimana menggunakannya, dan merasakan hasilnya. Aku belum expert, sih, dalam hal skin care. Hhehehehe... Tapi aku mau berbagi pengalaman aja, barangkali ada yang mau beralih dari perawatan cream dokter ke perawatan sehari-hari yang produknya bisa kamu dapatkan dimana aja.
Ok, let’s start!

Dulunya ya, kalau untuk urusan perawatan kulit, selalu percayakan sama cream racikan dari dokter. Berhubung suka pindah-pindah kota, imbasnya yaa... giliran udah nyaman dan cocok sama dokter yang ini, mesti pindah lagi, nemu lagi yg cocok, harus pindah lagi. Nemu yang cocoknya ini yang lama. Dan ini ribet banget apalagi saat cream udah mulai abis Atau ya, cream udah mau abis, pas mau beli dompetnya lagi mangap-mangap. Hahahaha. Lama-lama ku bosan, jenuh, cape sendiri gitu lah sama keadaan kayak gitu. Nah, kebetulan aku hamil, aku beneran stop segala-segala yang begituan, dan kayaknya saat itu kalau mau pergi-pergian aku hanya pakai base make up sama BB Cream aja. Palingan pembersihnya water cleansing, sama pencuci muka. Udah. Karena mukaku gak dirawat, akhirnya selesai melahirkan kulitku beneran kering, sampai kasar dan mengelupas gitu. Duh! Sungguh gak bikin nyaman. Tapi aku udah gak mau lagi balik pakai cream dokter. Capek!

Mmmm kemudian, kebetulan aku lagi googling produk untuk kulit kering, terus ketemu sama Female Daily. Eh, kok, ya klik sana klik sini menarik perhatian banget. Hhihi... Yang bikin menariknya adalah, terdapat review dan harga pada setiap produknya. Akhirnya aku subscribe

Informasi-informasi yang masuk ke email aku, semuanya menarik, kalau lagi senggang pasti aku baca. Dan itu beneran membantuku yang ingin tahu lebih banyak mengenai skin care. Terus, di Twitter, ketemu lagi sama @LadyZwolf. Yang ternyata doi juga berperan aktif di Female Daily. She’s the one who opened my mind about skin care. Dia ngejelasin dengan rinci apa itu skin care, tahapan-tahapan dari skin care, dll.
Ketemu lagi juga, sama tante Maina @FunJunkies, yang dimana isinya racun skin care dan kosmetik. Hohoho...
Nah, setelah ketemu 2 account Twitter junjunganqoe yang itu, informasi mengenai skin care ku semakin bertambah.
Setelah tahu dikit-dikit, mulai bikin catatan sendiri. Yaitu tahapan-tahapan skin care. Ada 10 step! Diantaranya:

(((Kalian kalau lupa sama tahapan-tahapan ini, setelah selesai step double cleansing, kalian bisa susun tekstur produk mulai dari cairan yang paling cair sampai ke cream yang paling padet teksturnya. kata lainnya thinner to thicker is general rule to apply here. Meskipun aku tiap hari pakai, tapi sesekali aku suka lupa urutannya >,< ))))
Awal tahu tahapan-tahapan ini, ya. Hanya beberapa point saja yang aku kenal. Hahahah... Tapi aku gak putus asa, dong, untuk tetep lanjut mengenal Korean 10 Steps Skin Care Routine! Ku pelajarin satu-satu fungsi dari masing-masing step, bagaimana mengaplikasikannya, apakah ini termasuk daily routine or weekly routine, do’s and don’t’s dari setiap step, dll. Seharusnya akupun mempelajari ingredients dari produk yang akan digunakan, tapi ya tapi, huhuhuhu.... Terlalu sulit untukku menghafal nama-nama ingredients yang belibet bet bet! >.< palingan kalau aku hamil, aku harus tau bahan-bahan apa saja yang gak boleh aku pakai.

Kemudian dari situ, aku mulai memahami jenis kulitku. Ini point penting banget. Karena, ini yang menentukan kesananya apa yang kulit butuhkan. Salah mengenali jenis kulit, bisa salah perawatannya.
Berikut jenis-jenis kulit:
Dry skin, Oily skin, Normal skin, Sensitive skin, Combination skin (Normal to dry, Normal to oily) yang mana jenis kulitmu?


Ternyata, kulitku ini tipe Combination Skin normal to dry. Hanya mengetahui jenis kulit saja? Ooooooo.... tentu tidak!! Kita juga harus tahu masalah-masalah yang dialami kulit. Seperti; beruntusan (pimples), flek, bintik hitam (dark spots) komedo hitam (blackheads), komedo putih (whiteheads), kulit kusam (dullness), warna kulit tidak merata (uneven skin tone), pori-pori besar (large pores), jerawat yang gak selese-selese (acne prone), kulit keriput (wringkles), bekas jerawat (acne scars) dll.



Oke! Setelah tahu apa jenis kulit beserta masalahnya, waaaaaaaaa ini, nih, yang paling ditunggu-tunggu. Yaitu, mulai hunting produk!! Yeaaayyyy!!!!
Eeeeetapi tunggu dulu, sebelum mulai hunting produk, ada yang harus di kroscek dulu. Apa coba? Yup! Betul! BUDGETING!!


Buat aku, memeriksa budget yang dimiliki itu penting. Agar saat hunting produk, aku beneran concern sama harga yang sudah di targetin. Jangan sampai, misalnya barang yang mampu kita beli adalah 200K per produk, karena ngga kroscek budget, akhirnya kita asal beli produk hanya untuk beberapa step. Naaaahh... imbasnya, produk untuk step lainnya ngga kebeli dan nunggu budget selanjutnya.
Jadi saranku, beli lah produk yang memang sesuai dengan budget, biar apa? Biar semua produk dari setiap step bisa dibeli dalam waktu cepat. Apalagi untuk anak kuliahan, yes. Preparing budget is number one! Kalau budget sudah disiapkan, baru, deh... Kita hunting produk yang sesuai dengan budget. Yaaaa... pokoknya pinter-pinter aja mensiasati bagaimana caranya agar budget yang pas-pasan bisa beli semua produk yang ada di wish list. Hoho... ngga beli produk yang high end ngga masalah, kok. Dalam perawatan ini, judulnya aja udah ‘skin care routine’ artinya, yang dibutuhkan memang konsistensi dalam melakukan perawatannya. Sekarang kalau produknya high end semua, akan percuma kalau kita nya sendiri ngga konsisten sama perawatan. Hasilnya? Nothing.
Nah, buatku disini ngga gampang segampang asal beli. Entah memang aku orangnya ribet, kali, ya. Aku butuh 1-2 bulan untuk mastiin produk di setiap step nya (eh, ini awal-awalnya aja. Haha). Tentunya ku gak mau asal beli produk tapi hasilnya zonk! Aku selalu pastiin, produk yang akan aku beli adalah produk yang memang sesuai dengan jenis kulitku, dan bisa menekan masalah kulit. Kalau aku, tiap mau beli satu produk yang harganya mahal (buatku), pasti harus kroscek dulu disini;
1.      Female Daily.

 

Duh, doi berperan besar banget dalam membantu memilih produk. Banyak fitures yang disediakan dalam app nya. Tinggal tap tap tap, kamu bakalan dapet apa yang kamu cari. Penasaran? Ayo, download aja app nya. Ngga bakalan nyesel. Yang ada, kerjaan kamu sehari-hari adalah cari-cari produk referensi, terus abis itu kena racun para reviewers karena review mereka aduhai banget, kepengen langsung beli produknya saat itu juga. hahahhah ku sudah pengalaman kena racun sering banget :p selanjutnya, kalau aku masih penasaran, aku bakalan korek-kore review lagi dari,
2.     Beauty (Ensthusiasts) Blogger.



Yang ini lebih lengkap lagi dalam memberikan review. Dari segi kemasan, tekstur dari produk, bagaimana cara mengaplikasikannya, plus dan minusnya, dan yang pasti hasil dari produk itu sendiri. Apakah produk ini recommended or not. Dan review mereka lebih dinanti-nanti oleh para beauty enthusiast lainnya. Entah karena cara memberikan review nya menarik, dikemas dalam bentuk yang unik, sehingga pembaca seneng bacanya. Ujung-ujungnya kena racun! Padahal ngga ada niatan beli. Hihihi... juga, kalau kalian sering baca review dari para beauty enthusiasts, perlahan dan pasti kalian akan lebih memahami istilah-istilah yang sering digunakan oleh mereka. Beneran, deh. Misalnya, “ini teksturnya mild banget...”, “... agak dewy”, “menyebabkan white cast...”, “ngga bikin greasy...”, dll. Awal-awal memang agak annoying sama istilah-istilah kayak gitu, tapi step by step akan terbiasa, dan kamupun akan terbiasa menggunakan istilah tersebut. Okaaayyyyy?! Next, kalau kalian punya
3.     Beauty Vlogger favorite



Biasanya akan seneng lihat review mereka di Vlog. Apalagi kalau kulit doi bersih, mulus, enak dilihat. Udahlah, kalau itu mah berasa kita bayangin muka kita sendiri sebersih itu :d buat aku, vlog dan blog sama-sama memiliki kelengkapan HQQ dalam memberikan review. Tapi aku pribadi lebih seneng baca blog.
4. Kamu sendiri, ada rekomendasi lain dimana bisa mendapatkan review selain di 3 tempat tadi? Selain sosial media, ya, tentunya.


Aku pribadi biasanya, sudah bikin wish list terlebih dahulu untuk produk-produk yang promosinya sesuai dengan kebutuhan kulitku. Setelah itu, produk-produk akan melewati quality control (aciyeeee bahasanya. Wkwkwkkw), yaitu kroscek via Female Daily, Beauty Blogger dan Beauty Vlogger. Kalau 80% reviews nya was so good, akan aku pertahankan ada di list (meskipun entah kapan belinya), dan kalau 80% reviews nya was so bad, langsung aja di blacklist. Tapi kalau sudah puas hanya di satu tempat review, yasudah. Biasanya untuk produk diatas 200K, aku suka kroscek sana sini. Heheheheheh....

Setelah produk-produk di list melewati QC, baruuuuuu... deeeeeeeh.... let’s go shopping!!. Aku paling sering beli online, karena harganya lebih miring dari counter. *teuteup, emak-emak gak mau rugi*.
Guys, kalian harus tahu, gimana rasanya produk yang diinginkan gak sabar ada di tangan, kemudian abang kurir dateng!!! Sumpah itu mood booster banget, btw. Hihiy...


Malemnya, langsung eksekusi produk. Dalam keadaan sudah dibekali ilmu cara mengaplikasikannya dari beauty blogger kesayangan. Terus ya, kalau udah diaplikasikan, aku tuh bawaannya suka gak sabar pengen cepet tidur dan cepet pagi, soalnya gak sabar lihat hasilnya. Hahahah, norak, ya? :P



Ngga langsung ada sih, hasilnya. Biasanya, untuk hasil sementara mah, kulit biasanya akan terasa kenyal dan lembut. Untuk jenis perawatan seperti ini, dari produknya pun menjanjikan hasil akan kelihatan adalah minimal 2-3 bulan. Jadi, kalau menggunakan perawatan seperti ini, ya, seberapa mahalnya produk yang digunakan jangan harap mendapatkan hasil yang instant. Be patient is a key. Kalau gak sabaran, kalian bakalan bosen menggunakannya. 
I’ll tell you something. Kalau kalian berniat melakukan “10 Steps Skin Care Routine” ini, ada baiknya kalian memantapkan niat dan tekad untuk konsisten dalam melakukan perawatannya. Soalnya kalau engga konsisten, semua usaha-usaha baik segi materi, dll bakalan sia-sia sudah, guys. Saat kalian menggunakan produk yang (meskipun) sudah melewati QC, ada kalanya gak cocok. Cocok di orang lain, belum tentu cocok di kamu, padahal jenis kulit dan masalah sama. Ya hasilnya ke kulit akan break up atau tidak ada hasil signifikan sama sekali. Nah, masalah-masalah seperti itu akan kalian temui nantinya. Tapi, jangan sampai saat kalian menemukan masalah ketidak cocokan produk, jadi bikin kalian males, apalagi sampai berhenti dsitu. Hahahahaaa... ribet, ye? Tanya lagi ke diri sendiri, kalian lebih suka yang instant seperti cream racikan dokter, atau skin care ala-ala drugstore yang mesti melewati proses lama untuk mendapatkan hasilnya. Jangan gampang kena racun produk apalagi hanya melihat dari segi kemasan >.< dahlah, itu mah emang penyakit cewek :D


OK, Girls! Let's using skin care treatment because you need it. Not because you triggered the pack of the product. hihihi... you will love the process how long is it. After going through a complex process, you will feel the result and get a skin as expected.


Terimakasih, sudah membaca pengalaman perawatanku... Semoga bermanfaat ^^

Greek Mythology (Curcol Edition*)

Hae, Guys... Did you ever heard about Greek Mythology before? To be honest, I’m never heard it before. Till someone that I follo...